Awalnya aku berpikir masa depanku ditentukan oleh
ijazah. Dengan ijazah kita dapat memperoleh pekerjaan. Uanglah yang aku cari
untuk membeli kebahagiaan yang kusebut dengan masa depan. Dan itu yang
ditanamkan oleh orang tua di pikiran
kita, kurasa.
Satu saat saya mendapatkan pesan dari file yang
tidak sengaja saya temukan, bahkan saya lupa dapat file itu dari mana. Pesan
itu menjabarkan kemungkinan musnahnya manusia atau perubahan peradaban yang
buruk dan akan terjadi. Bukan file penelitian, namun gambaran ketakutan si
pembuat file yang dilegalkan dengan fakta ilmiah yang ia susun. Kini file itu
entah kemana namun sangat membekas dalam logikaku.
Ketika tiap detik telah kita lalui bersama, kemungkinan adanya mesin waktu yang dapat membawa kita ke masa lampau, faktanya
masih menjadi mimpi, tapi tentah bagi para filsuf dan sains. File itu menggambarkan
padaku akan langkanya air di muka bumi ini, yang dimaksud adalah air bersih yang layak buat
dikonsumsi. Namun dalam tahun-tahun berikutnya dimungkinkan air benar-benar
akan mengering, yang artinya memang langka air.
Aku mulai berpikir, apa itu masa depan? Bahagiakah
anak cucuku di masa depan? Apakah mereka dapat bermimpi seperti sekarang yang
kulakukan, mengejar ijazah supaya kaya dan bisa gunakan fasilitas dunia
(termasuk air) dengan sangat puas dan murah. Udara juga masih gratis untukku.
Dalam file itu juga menggambarkan tentang pencemaran udara dimana kepekatan
asam melebihi normal dan mereduksi oksigen murni. Hujan asam sering terjadi sehingga
kualitas air pun memburuk.
Pelestarian pepohonan, makhluk hidup yang dipercaya
mampu menghasilkan oksigen sekian gram ekivalen per detiknya adalah obyek
pertama yang terlintas dibenakku. Kemudian pembatasan minimum terhadap
industrialisasi penghasil asam maupun basa berlebih dan industrialisasi lain
dimana sampah anorganiknya dapat merusak bumi. Terlintas pula tentang nuklir
yang didambakan segera bermunculan sebagai pengganti sumber energy maupun
sebagai senjata pelindung pertahanan.
Saya ingin minta tolong ke siapa pun yang berkenan
membantu saya. Tolong kirimkan link ke blog ini tentang ancaman kerusakan bumi
dan gambaran solusi yang pernah ada atau solusi yang mungkin sudah mulai
dilakukan.
Pria dan wanita jaman sekarang mungkin masih dapat
jual mahal, menyombongkan penampilan, ketampanan maupun kecantikan, namun apa
yang akan terjadi sekian puluh tahun lagi? Air dan oksigen adalah penentu
kehidupan di bumi. Selain kegagalan dalam cinta,
gagal mencintai bumi adalah kekhawatiran yang kuyakin ada di benak kita.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar