Custom Search

Minggu, 22 Juli 2012

KEBAKARAN DI CODE_X



"Api yang paling susah dikendalikan adalah api yang timbul setelah 3 menit berlalu. Dan masih ada api yang g mudah paham, yaitu api asmara... he he he", kata petugas dalam guyonan di sela penjelasan tentang cara memadamkan kebakaran.

Kampung-kampung di kota jogja ini susah dijangkau oleh mobil pemadam kebakaran sehingga sosialisasi tentang metode pemadaman api darurat perlu dipahami oleh warga setempat. Bersama komunitas Code-X dan relawan dari warga, mencoba latihan menghadapi panasnya api secara langsung di bantaran sungai code,  jum'at 13 Juli 2012, pukul 16.00.

Tiga menit awal sangat menentukan keberhasilan aksi cepat tanggap penanganan kebakaran. Sehingga diusahakan di awal menit, relawan sudah terbiasa bekerja otomatis dan sigap.















Di prawirodirjan, salah satu kampung padat di kota jogja, telah dilengkapi dengan alat-alat pemadam yang diinstalasikan di dalam kampung dengan asumsi sumber air berasal dari sungai. Namun, warga masih perlu membiasakan diri menggunakan alat-alat tersebut sehingga petugas melatih para relawan dengan rumah-rumahan yang terbakar sebagai objek terbakar kemudian warga dilatih kesigapannya dari mulai menyiapkan pompa hingga menarik pipa dan akhirnya bergotong-royong memadamkan api yang membakar rumah-rumahan tersebut.

Sosialisasi seperti ini sangat didukung warga setempat karena kesadaran mereka tentang wilayah padat penduduk di perkotaan yang sulit terjangkau pemadam apabila terjadi musibah serupa. Acara ini didukung pemkot bahkan anggota dewan yang sempat hadir sore itu dengan harapan manfaatnya dapat dirasakan segenap masyarakat kota jogja.

(by. cahya)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Entri Populer